header-int

MAZAWA

Rabu, 17 Feb 2021, 16:31:19 WIB - 87 View
Share

Di tengah pandemic virus Corona (Covid-19), Kementerian Agama mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah Pandemi Wabah Covid-19. Surat Edaran ini ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kabupaten/Kota, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis se-Indonesia, dan ditandatangani secara langsung oleh Menteri Agama RI Fachrul Razi di Jakarta, 6 April 2020. SE poin 13, sub a, mendapat sorotan banyak pihak menyebutkan: “menghimbau kepada segenap umat muslim agar membayarkan zakat hartanya segera sebelum puasa Ramadan sehingga bisa terdistribusi kepada Mustahik lebih cepat.”
 

Merespon SE tersebut, serta memperhatikan kondisi masyarakat akibat pandemic Virus Corona, Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) IAIN Jember berkolaborasi dengan BAZNAS Jember, pada Selasa, 28 April 2020, mengadakan kegiatan dialog Ramadhan dengan topik Ta’jiluz Zakat (Menyegerakan Membayar Zakat). Kegiatan dialog Ta’jiluz Zakat ini mendatangkan tiga nara sumber; KH. Misbahus Salam, Ketua BAZNAS Jember, KH. Abdul Wadud Navis, Pengasuh PP. Ummul Quro yang sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta M.F.Hidayatullah, M.S.I Kaprodi MAZAWA IAIN Jember. Kegiatan dilaksanakan di BAZNAS.TV yang berlokasi di Kantor BAZNAZ Jember dan selanjutnya dipublish, dishare di youtube, dan grup-grup Whatsapp, dengan harapan pemahaman tentang diperbolehkannya membayar zakat dengan segera, dan himbauan untuk segera membayar zakat, agar segera direspon positif dan diikuti dan menjadi gerakan masyarakat Jember. KH. Abdul Wadud Navis terpaksa menyampaikan materi secara daring dari kediamannya di Lumajang, karena warga Lumajang tidak diijinkan memasuki Jember, keculai terdapat alasan mendesak.

KH. Abdul Wadud Navis menyampaikan, “setelah saya paparkan berbagai pendapat ulama dari kitab kuning, saya menyimpulkan bahwa, dengan melihat kebutuhan masyarakat, dan zakat memiliki semangat tarakhum (kasih sayang), maka alangkah baiknya saat ini kita segera membayarkan zakat kita.” Selanjutnya “Sebagai Ketua BAZNAS, dalam pantauan kami, masyarakat saat ini semakin mendesak untuk dibantu, karena banyak pembatasan social, yang berakibat berkurannya pergerakan masyarakat, dan daya beli masyarakat, yang menjadikan banyak masyarakat terdampak. Menyegerakan zakat menjadi solusi untuk membantu masyarakat tersebut. “ demikian disampaikan oleh KH. Misbah.

“Saat ini, dampak pandemic Covid 19 ini sudah meluas ke semua propensi di Indonesia, daya beli masyarakat menurun, PHK meningkat, dan diprediksi jumlah kemiskinan bertambah sekitar 5 juta jiwa, yang itu semua tentu semakin memberatkan beban masyarakat. Untuk itu, ta’jiluz zakat insyallah dapat menjadi solusi sementara dalam meringankan beban ummat.” Demikian kesimpulan dari M.F. Hidayatullah, yang dalam kegiatan dialog ini menjadi Moderator. (emefha/iain jember)

 

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017
© 2021 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube